hey, ingatkah kamu?
langkah-langkahmu
cumbu-cumbu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, ingatlah selalu.
bunga psikedelia
mimpi selimutmu
tanpa candu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, keinginanmu yang itu
kartu-kartu posmu
jelajahi satu-satu
sampai kering luka empedu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
tetes tebupun tak mampu menipu
apalagi merayu
0505 23012008
dari lantai kedelapan ke langit ketujuh
ya tuhan,
biarkanlah kuluncurkan mobil jepang ini
dari lantai delapan gedung ini
ke langit ketujuhmu
akankah gatot subroto menyapaku kelak?
1651 22012008
biarkanlah kuluncurkan mobil jepang ini
dari lantai delapan gedung ini
ke langit ketujuhmu
akankah gatot subroto menyapaku kelak?
1651 22012008
pranalamu tuhan
telah ku simpan dupa-dupa harumku
dan buku-buku doaku
dan seragam sembayangku
sambungkan komputer jinjingku
pada sambungan teleponmu
dan daftarkanlah
kuterima surat-(elektronik)-mu
telah ku baca
dan aku mengerti
betapa merindunya
diriku akan hadirnya dirimu
congratulations!
"paradise membership confirmed"
atas kebaikan hati 'kangen' dari dewa19
1602 22012008
dan buku-buku doaku
dan seragam sembayangku
sambungkan komputer jinjingku
pada sambungan teleponmu
dan daftarkanlah
kuterima surat-(elektronik)-mu
telah ku baca
dan aku mengerti
betapa merindunya
diriku akan hadirnya dirimu
congratulations!
"paradise membership confirmed"
atas kebaikan hati 'kangen' dari dewa19
1602 22012008
perca marica
perca-perca berserak
membuat daku berkaca
"kibaslah kabutnya, dan jalanmu kan terbaca!"
perca-perca bercerita
seakan-akan menderita.
sebenarnya perca-perca bahagia
"peri tidur, dikau telah buat leherku terkilir di
rehat tidur siangku!"
perca-perca berserak
materinya mengeras dan membening
berubah rupa
sehingga
beling-beling berserak
1622 22012008
membuat daku berkaca
"kibaslah kabutnya, dan jalanmu kan terbaca!"
perca-perca bercerita
seakan-akan menderita.
sebenarnya perca-perca bahagia
"peri tidur, dikau telah buat leherku terkilir di
rehat tidur siangku!"
perca-perca berserak
materinya mengeras dan membening
berubah rupa
sehingga
beling-beling berserak
1622 22012008
bata harap
setiap kali bermimpi
kumpulkanlah pasir-pasirnya sebelum terbangun lagi
cetaklah hati-hati
dalam cetak
bata harap.
masukkan ke dalam peti
dan rawatlah setiap hari
endapkan dengan embun pagi
olesi dengan malam peri
hati-hati
tapaki
meski luka gerogoti
tak apa jatuh sekali
dua kali
tiga kali
ribu kali
juta kali
lagi!
lagi!
lagi, lagi, lagi!
kan, belum mati....
0918 071202007
kumpulkanlah pasir-pasirnya sebelum terbangun lagi
cetaklah hati-hati
dalam cetak
bata harap.
masukkan ke dalam peti
dan rawatlah setiap hari
endapkan dengan embun pagi
olesi dengan malam peri
hati-hati
tapaki
meski luka gerogoti
tak apa jatuh sekali
dua kali
tiga kali
ribu kali
juta kali
lagi!
lagi!
lagi, lagi, lagi!
kan, belum mati....
0918 071202007
selamat siang, pak siang!
pagi masih terpekur meracau
karena kalut tergumuli hasrat
ingatan tajam pisau
yang siap menganga
senja tersisa durjana
tak ada kesadaran yang selamat
tinggal bejana
menunggu kala
malam terlahir siam
lemak lah habis terkerat
elegi menyuram
lesi buana
anda di sana pak? pak siang?
selamat siang
mari bersulang.
mari buat genderang
menjadi benderang
1634 19112007
karena kalut tergumuli hasrat
ingatan tajam pisau
yang siap menganga
senja tersisa durjana
tak ada kesadaran yang selamat
tinggal bejana
menunggu kala
malam terlahir siam
lemak lah habis terkerat
elegi menyuram
lesi buana
anda di sana pak? pak siang?
selamat siang
mari bersulang.
mari buat genderang
menjadi benderang
1634 19112007
re: re: kali ini : hayooo
dompet ini dompetku
tadinya dompetmu
sekarang jadi dompetku
yang telah kucopet
dari saku pantalonmu
telah aku jahit menyatu dengan hatiku
supaya debarku menyentuh pasfotomu
memberi udara KTP-mu
selalu
[ ... tautan ke jalinan puisi guedanar@...
dari puisi karya rubenramot@...
dari puisi karya atekbintr@...
di bungamatahari@... ]
1609 01112007
tadinya dompetmu
sekarang jadi dompetku
yang telah kucopet
dari saku pantalonmu
telah aku jahit menyatu dengan hatiku
supaya debarku menyentuh pasfotomu
memberi udara KTP-mu
selalu
[ ... tautan ke jalinan puisi guedanar@...
dari puisi karya rubenramot@...
dari puisi karya atekbintr@...
di bungamatahari@... ]
1609 01112007
Langganan:
Postingan (Atom)