tracy chapman,
hendak berdendang di prambanan.
berjalan denganku
"numpak busway-wae!"
kata gadis penunggu stanplat bis
(khusus trans jogja)
lalu kami naik busway
tracy bertanya padaku,
"mengapa banyak warga kota ini naik bis kota,
dengan membawa helm,
yang biasa dipakai berkendara motor?"
langsung aku jawab,
"ada tiga alasan"
"satu, sebagai alat pembawa barang-barang,
pengganti tas kresek yang tak ramah lingkungan."
"dua, sebagai alat bela diri dari pencoleng."
"tiga, sebagai bagian dari trend.
lihat saja, semua warna-warni!"
"kalau menurut kamu untuk apa?"
, tanyaku.
"mana aku tahu?
yang aku tahu adalah,
lagu-lagu rakyat di nusantara sekarang ini
ada versi remix cepat karya musisi-musisi
house-trance jakarta kota."
, tukasnya.
1302 18042008
(bagian satu dari rangkaian tiga puisi, dibacakan di ulang tahun buma di kedai kebun, jogja, 19 april 2008)
supersemar 2008
11 maret 2008
mengenang supersemar
senantiasa berduka atas milyaran dollar,
yang hanya tuhan tahu jumlah persisnya,
di saku keluarga dan teman dekatnya.
1355 1103200
mengenang supersemar
senantiasa berduka atas milyaran dollar,
yang hanya tuhan tahu jumlah persisnya,
di saku keluarga dan teman dekatnya.
1355 1103200
kembang sewaktu duhai kembang sewaktu
kembang sewaktu
rontok sewaktu-waktu
waktu matahari berlalu
untuk membuntuti kehangatan
bersembunyi dari gigil malam
patah satu-satu
jatuh malu-malu
terlalu merah untuk menghijau
terlalu indah untuk merekah
kembang sewaktu menjerit sendu.
1747 04022008
rontok sewaktu-waktu
waktu matahari berlalu
untuk membuntuti kehangatan
bersembunyi dari gigil malam
patah satu-satu
jatuh malu-malu
terlalu merah untuk menghijau
terlalu indah untuk merekah
kembang sewaktu menjerit sendu.
1747 04022008
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, ingatkah kamu?
langkah-langkahmu
cumbu-cumbu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, ingatlah selalu.
bunga psikedelia
mimpi selimutmu
tanpa candu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, keinginanmu yang itu
kartu-kartu posmu
jelajahi satu-satu
sampai kering luka empedu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
tetes tebupun tak mampu menipu
apalagi merayu
0505 23012008
langkah-langkahmu
cumbu-cumbu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, ingatlah selalu.
bunga psikedelia
mimpi selimutmu
tanpa candu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
hey, keinginanmu yang itu
kartu-kartu posmu
jelajahi satu-satu
sampai kering luka empedu
seperti mie instan, rasamu tak seharum wangimu
tetes tebupun tak mampu menipu
apalagi merayu
0505 23012008
dari lantai kedelapan ke langit ketujuh
ya tuhan,
biarkanlah kuluncurkan mobil jepang ini
dari lantai delapan gedung ini
ke langit ketujuhmu
akankah gatot subroto menyapaku kelak?
1651 22012008
biarkanlah kuluncurkan mobil jepang ini
dari lantai delapan gedung ini
ke langit ketujuhmu
akankah gatot subroto menyapaku kelak?
1651 22012008
pranalamu tuhan
telah ku simpan dupa-dupa harumku
dan buku-buku doaku
dan seragam sembayangku
sambungkan komputer jinjingku
pada sambungan teleponmu
dan daftarkanlah
kuterima surat-(elektronik)-mu
telah ku baca
dan aku mengerti
betapa merindunya
diriku akan hadirnya dirimu
congratulations!
"paradise membership confirmed"
atas kebaikan hati 'kangen' dari dewa19
1602 22012008
dan buku-buku doaku
dan seragam sembayangku
sambungkan komputer jinjingku
pada sambungan teleponmu
dan daftarkanlah
kuterima surat-(elektronik)-mu
telah ku baca
dan aku mengerti
betapa merindunya
diriku akan hadirnya dirimu
congratulations!
"paradise membership confirmed"
atas kebaikan hati 'kangen' dari dewa19
1602 22012008
perca marica
perca-perca berserak
membuat daku berkaca
"kibaslah kabutnya, dan jalanmu kan terbaca!"
perca-perca bercerita
seakan-akan menderita.
sebenarnya perca-perca bahagia
"peri tidur, dikau telah buat leherku terkilir di
rehat tidur siangku!"
perca-perca berserak
materinya mengeras dan membening
berubah rupa
sehingga
beling-beling berserak
1622 22012008
membuat daku berkaca
"kibaslah kabutnya, dan jalanmu kan terbaca!"
perca-perca bercerita
seakan-akan menderita.
sebenarnya perca-perca bahagia
"peri tidur, dikau telah buat leherku terkilir di
rehat tidur siangku!"
perca-perca berserak
materinya mengeras dan membening
berubah rupa
sehingga
beling-beling berserak
1622 22012008
Langganan:
Postingan (Atom)